Akses cepat:

Langsung ke konten (Alt 1) Langsung ke menu utama (Alt 2)

Goethe-Institut di Indonesia secara aktif mempromosikan pertukaran budaya antara Jerman dan Indonesia. Kami merefleksikannya melalui acara-acara seperti pemutaran film berkala, pameran, konser, seminar, workshop dan festival.

Film

New Arthouse Cinema © Goethe-Institut Indonesia

Arthouse Cinema

Sejak tahun 2012, Goethe-Institut Indonesien secara berkala menghadirkan Arthouse Cinema sebagai inisiatif pemutaran film. Pada tahun 2025 ini, Arthouse Cinema akan berlangsung dari Maret hingga November dengan mengusung deretan film mengesankan yang mengajak penonton menempuh perjalanan memukau melintasi beragam genre dan tema.

Menuju Rubrik Film

Masyarakat dan Warta Terkini

Umat Islam di Jerman © Goethe-Institut Indonesien

Kehidupan Umat Islam di Jerman

Goethe-Institut Indonesien menampilkan sebuah kompilasi esai, bincang-bincang, serta Fotostory yang memungkinkan para pembaca untuk mengetahui tentang keberadaan umat Islam Jerman.

Menuju Rubrik Masyarakat dan Warta Terkini

Perpustakaan dan Sastra

ONLEIHE © Goethe-Institut


Onleihe: Perpustakaan Digital

Onleihe adalah perpustakaan digital Goethe-Institut. Lebih dari 20.000 media berbahasa Jerman dalam format e-book, buku audio, film, materi pembelajaran bahasa Jerman, majalah dan surat kabar tersedia di Onleihe untuk diunduh. Koleksi Onleihe dapat dimanfaatkan dengan PC, laptop, atau perangkat bergerak (Android dan iOS). Gratis. Bebas iklan. Kapan pun dan di mana pun.

Menuju Rubrik Perpustakaan dan Sastra

Media & Teknologi

Digital Discourses © Goethe-Institut Indonesia

Rangkaian Konferensi
Digital Discourses

Para tenaga ahli dari Asia Tenggara dan Jerman membahas dampak transformasi digital terhadap masyarakat, politik, dan ekonomi.

Menuju Rubrik Media dan Teknologi

Seni

Collecting Entanglements and Embodied Histories © Goethe-Institut Indonesien

Collecting Entanglements and Embodied Histories

Menelusuri kisah, sejarah tandingan, dan sejarah yang hilang, 'Collecting Entanglements and Embodied Histories' ialah penelitian dan pameran berdasarkan koleksi Galeri Nasional Indonesia, MAIIAM Contemporary Art Museum, Nationalgalerie Berlin, dan Singapore Art Museum. Proyek ini diinisiasi oleh Goethe-Institut di Asia Tenggara.

Movements and Moments © Marishka Soekarna

Movements and Moments

Narasi feminisme pada umumnya masih ditulis dari sudut pandang orang Barat berkulit putih. Saat ini tuntutan dan suara feminis dari kawasan Utara Dunia masih terpinggirkan dalam arus utama patriarkal. Hal yang sama, atau bahkan sering kali lebih buruk, dapat kita lihat di kawasan Selatan Dunia. 

Menuju Rubrik Seni

Musik

Alur Bunyi © Each Other Company

Alur Bunyi

Sebagai bagian dari rangkaian acara Alur Bunyi, Goethe-Institut mempresentasikan posisi kontemporer musik eksperimental (bukan hanya) elektronis dari Indonesia dan Jerman.

Menuju Rubrik Musik
Top